News Update :

Sabtu, 06 Agustus 2011

Persiku Terancam Out

KUDUS – Eksistensi Persiku Kudus di pentas divisi utama musim depan terancam. Itu keputusan workshop PSSI pada 3 Agustus lalu di Hotel Grand Syahid, Jakarta. Terancamnya posisi Persiku di kompetisi profesional tersebut berkaitan dengan persyaratan yang harus dipenuhi tim-tim kontestan.

Salah satunya, dana Rp 2 miliar yang harus disetor terlebih dahulu. Menurut M. Ridwan, penasihat Persiku yang hadir dalam workshop tersebut, Persiku akan kesulitan memenuhi syarat itu. Begitu pula banyak klub lain.

“Satu-satunya jalan bagi Persiku untuk bisa tetap berlaga di divisi utama adalah menggandeng pihak swasta. Dalam hal ini perusahaan di Kudus,” tuturnya kepada Radar Kudus (GRUP INDOPOS) kemarin (5/8).

Menurut Ridwan, untuk tampil di kompetisi musim depan tanpa sokongan dari APBD saja, Persiku sudah kesulitan. Apalagi ditambah beban dana tersebut. “Untuk itu, secepat-cepatnya kita harus melobi perusahaan. Sebab, kalau syarat tersebut tidak dapat dipenuhi, Persiku terancam hanya bisa berlaga di liga amatir,” tuturnya.

Lebih lanjut Ridwan mengungkapkan, syarat lain yang harus dipenuhi tim-tim kontestan adalah aspek legal, finansial, SDM, supporting, dan infrastruktur. Menurut Ridwan, dalam aspek infrastruktur, salah satu persyaratan yang sulit dipenuhi dalam waktu dekat oleh Persiku adalah stadion yang memiliki penerangan minimal 12 ribu lux.

0 komentar:

Poskan Komentar

« »

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More