News Update :

Sabtu, 06 Agustus 2011

Dua Wilayah, Mengapa Tidak?

WACANA memasukkan klub Li ga Primer Indonesia (LPI) ke da lam kompetisi PSSI masih men jadi kontroversi. Meski begitu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Tri Goestoro menyatakan bahwa opsi-opsi yang dita war kan PSSI sudah mendapat restu dari AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia).

Salah satu kemungkinan yang akan terjadi dalam kompetisi m usim depan adalah membeng kaknya jumlah kontestan di level I. Itu terjadi jika ternyata ba nyak klub yang mendapatkan skor ting gi dalam penilaian PS SI.

Jika jumlahnya lebih dari 20 klub, PSSI akan menerapkan format kompetisi lebih dari satu wilayah. ”Kita jelaskan kepada AFC dan me reka mengerti dengan kon disi yang ada di Indonesia,” kata Tri saat dite mui di Kantor PSSI kemarin (5/8).

Melihat kondisi geografis Indonesia yang begitu luas, Tri me nilai bahwa pembagian wilayah sangat masuk akal. Itu akan sa ngat berdampak pada peng hematan biaya yang dikeluarkan se tiap klub. Selama ini biaya akomodasi menjadi pos yang paling besar menyedot anggaran klub.

”Negara kita sangat luas. Tidak bisa disamakan dengan Malaysia atau Singapura. Harus ada penge cualian dan AFC memahami hal itu,” ujar Tri. ”Tidak masalah jika nanti kompetisi level terting gi digelar dengan sistem lebih dari satu wilayah. Toh, se belumnya kita juga pernah me nerapkannya,” sambungnya.

Liga Indonesia bakal dimulai pa da 8 Oktober. PSSI berjanji kepada AFC untuk me menuhi ke lengkapan kompetisi pada 3 September nanti. Un tuk itu, PSSI men g haruskan klub-klub menyerahkan dokumen pada 22 Agustus. Dokumen-dokumen tersebut bakal diverifikasi pada 23 Agustus. Nah, pada 25 Agus tus PSSI mengumumkan klub-klub yang ikut kompetisi.

0 komentar:

Poskan Komentar

« »

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More